Rabu, 12 September 2012

Tuhan Punya Rencana


Seringkali kita sering bersungut-sungut kepada Tuhan, seolah pertolongan Tuhan terlambat, tapi satu hal yang harus anda tahu bahwa Dia tidak pernah terlambat menolong anda atau menjawab doa anda.
Suatu kali, seorang Ibu menceritakan  tentang bagaimana dia memikirkan anaknya. Anak laki-laki ini membuat keputusan-keputusan buruk dan berjalan dengan teman-teman yang salah. Ibu ini berdoa dan berusaha meyakinkan anaknya untuk datang ke gereja dan mengubah pergaulannya, tetapi anak ini tidak mau melakukannya.
Sepertinya semakin ibunya berdoa, dia justru menjadi lebih buruk. Singkat cerita, anak ini berakhir di penjara. Sepertinya dia tidak akan memenuhi tujuan hidup yang benar. Tapi ibunya tidak menyerah atau bersikap negatif tentang situasi. Ibunya terus menyatakan Firman Tuhan, “Adapun saya dan rumah saya, kami akan melayani Tuhan. Benih orang benar pasti diberkati..”
Suatu hari Minggu pagi, anaknya yang berada di penjara sedang menonton televisi, dan seorang narapidana lain datang dan ingin menonton sesuatu yang lain.
Mereka mulai berdebat tentang acara televisi apa yang mereka akan tonton dan mulai berebut remote control. Pada saat itu, seorang narapidana lain melangkah masuk ke ruangan. Dia berbadan besar! Dia berdiri setinggi sekitar enam kaki enam inci. Dia tampak seperti pemain sepak bola profesional dengan otot menonjol keluar dari kemejanya.
Dia meraih remote control dan berkata, “Saya akan memutuskan apa yang akan kita semua tonton.” Dia mulai membolak-balik saluran dan sampai di program televisi pelayanan Rohani. Dia berkata, “Bagus, kita akan menonton program pelayanan rohani hari ini..”
Anak laki-laki ini bangkit dari tempat duduknya untuk pergi. Tiba-tiba temannya yang berbadan kekar itu mencengkeram kemejanya, menariknya kembali dan berkata, “Duduklah. Kamu akan menonton dengan saya.”
Tuhan bekerja dengan cara yang misterius! Saat dia melihat program televisi, tiba-tiba, anak laki-laki ini mulai merasakan kasih dan hadirat Tuhan yang  tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Dia mulai menangis.
Pada akhir acara televisi, narapidana yang berbadan kekar itu mendoakan anak Ibu ini dan membawanya menerima Kristus.
Hari ini  anak laki-laki ini sudah mulai datang di ibadah gereja setiap Minggu, duduk dengan ibunya. Siapa yang akan berpikir bahwa saat duduk di penjara pemuda ini akan dipaksa untuk menonton program televisi rohani, dan Tuhan akan mengubah hidupnya? Tampaknya sesuatu yang aneh bagi pemikiran manusia.
Hari ini, saya ingin mengingatkan Anda bahwa meskipun janji-janji Tuhan yang telah Anda pegang teguh mungkin terlihat sepertinya tidak pernah akan terjadi, Tuhan tetap setia. Apa yang Dia bisa lakukan untuk orang lain, Dia akan melakukannya untuk Anda.
Sama seperti Ibu ini, tetap berdiri, tetap percaya dan terus berharap. Dalam Alkitab, Daud mengatakan seperti ini, “Apa yang akan terjadi pada saya jika saya tidak percaya saya bisa melihat kebaikan Tuhan?” Saya meminta Anda hari ini untuk percaya bahwa Tuhan memiliki hal-hal menakjubkan untuk masa depan Anda.Cerita Kristen
Jika Anda percaya untuk keselamatan orang-orang yang Anda kasihi, tetap percaya karena semua hal menjadi mungkin ketika Anda percaya!
Ok ….tetap semangat dan jangan menyerah. God Bless you

Tuhan Memperhatikan Anda



Tuhan selalu Tahu Apa Yang Anda Alami

Renungan HarianLukas 19:7 “Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: ‘Ia menumpang di rumah orang berdosa.’”
Tidak peduli apa yang orang lain katakan tentang Anda, yang penting adalah apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Semua orang menyebut Zakheus orang berdosa, tetapi Yesus meneguhkan dia dan memanggil dia dengan nama, “yang murni”.
Semua orang mengeluh tentang Yesus yang makan malam dengan orang ini, tetapi Yesus tidak peduli. Dia meneguhkan Zakheus di depan mereka dan berkata, “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:9-10)
Ketika Yesus memanggil Zakheus sebagai anak Abraham, itu adalah kode untuk mengatakan bahwa “dia adalah salah satu dari kita, dia ada dalam keluarga”.
Ketika Anda menyadari betapa besar Anda berarti bagi Tuhan, bagaimana seharusnya Anda menanggapi? Anda harus melakukan apa yang Zakheus lakukan.
Dia langsung turun dari pohon dan menerima Yesus dengan sukacita.
Perjumpaan Zakheus dengan kasih Yesus mengubah hidupnya. Orang yang telah menipu untuk menjadi kaya ini dengan segera mengatakan hal ini kepada Yesus, “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.” (Lukas 19: 8) Orang yang paling egois di masyarakat tiba-tiba berkata, “Aku akan memberi,” dan menjadi orang yang paling dermawan di masyarakat. Hanya Tuhan yang bisa membuat hal itu bisa terjadi.
Bagaimana Anda tahu ketika Anda sudah benar-benar bertemu Kristus? Sikap Anda dalam memberi mengalami perubahan. Tiba-tiba Anda ingin membantu orang. Anda ingin bermurah hati. Anda ingin membantu orang miskin, tetangga Anda, teman Anda. Anda ingin memberi. Ini bukan tentang Anda lagi. Anda menjadi seperti Kristus — murah hati, memberi, tidak egois.

Senin, 10 September 2012

Renungan - Berserah bukan Menyerah


Cerita KristenSegala sesuatu Tuhan yang punya dan segala sesuatu terjadi hanya dengan seijinNya. Percayakah anda akan hal ini? Banyak orang percaya tetapi mereka tidak atau belum bisa berserserah kepada Tuhan. Berserah bukanlah Menyerah. Yang Tuhan kehendaki adalah Berserah bukan Menyerah. Kalau anda berserah Tuhan berkarya dan anda akan lihat sesuatu yang besar sedang terjadi karena Turut Campur Tangan Tuhan
Saya mengenal seorang wanita yang berdoa dan percaya untuk suaminya bisa datang ke gereja bersamanya. Hal ini berlangsung dari tahun ke tahun, dia sangat bertekad dan bersemangat. Dia melakukan segalanya yang dia bisa. Dia meletakkan ayat firman Tuhan di seluruh rumahnya. Dia akan meninggalkan Alkitabnya terbuka berharap suaminya bisa tertarik untuk membacanya.
Dia selalu mendorong suaminya untuk datang. Terlepas dari semua yang sudah dilakukan wanita ini, suaminya tetap tidak
bergeming.
Setelah satu tahun atau lebih, hal ini mulai membuat wanita ini frustasi. Hal ini mulai membuat dia putus asa.
Dia kehilangan sukacitanya. Dia tidak memiliki antusiasme seperti dulu. Dia berdoa bulan demi bulan dengan penuh putus asa dan kecewa mengatakan, “Joel, saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya lakukan.”
Suatu hari saya mengatakan padanya bahwa hal terbaik yang bisa dia lakukan adalah melepaskan seluruh masalahnya, dan menyerahkannya kepada Tuhan. Saya berkata, “Anda sudah melakukan semua yang dapat Anda lakukan, Anda telah berdoa… Anda sudah percaya. Sekarang letakkan semua di atas mezbah. Ambil sikap ini, ‘Jika dia tidak pernah akan datang ke gereja pun, Tuhan, saya masih akan bahagia. Jika dia tidak pernah berubah, Tuhan, saya masih akan mempercayai Engkau sepenuhnya..’”
Mungkin saat ini Anda memiliki beberapa hal yang perlu Anda serahkan kepada Tuhan. Apakah ada orang-orang yang membuat Anda frustasi karena mereka tidak berubah? Cukup berkata, “Tuhan, saya sudah melakukan semua yang bisa saya lakukan. Saya tidak akan menjalani hidup saya dengan marah lagi, saya tahu hanya Tuhan yang dapat mengubah orang, jadi saya akan kembali ke tempat perdamaian.. Dan Tuhan, jika ini tidak pernah berhasil, saya meletakkannya di atas mezbah. Saya serahkan kepada-Mu..”
Ada kebebasan ketika Anda menyerahkannya. Saya tidak mengatakan untuk melepaskan impian Anda dan menyerah pada janji-janji
Anda. Tidak, lepaskan frustrasi. Lepaskan kekhawatiran dan kembali ke tempat perdamaian mengetahui bahwa Tuhan memegang kendali penuh.
Itulah yang wanita ini lakukan.
Dia menyerahkannya pada Tuhan, dan dia menjadi orang yang berbeda. Saya melihat dia minggu demi minggu dengan senyum lebar di wajahnya. Dia tidak marah atau frustasi lagi. Dia menikmati hidupnya dan mempercayai Allah. Lalu sekitar dua tahun kemudian pada pagi hari Minggu itu, tiba-tiba, suaminya berkata, “Aku ingin pergi ke gereja dengan kamu hari ini.”
Wanita ini hampir pingsan! Ini benar-benar gagasan dari suaminya sendiri.
Dia datang pada hari Minggu itu, dan mereka telah datang bersama-sama sejak saat itu. Itu sudah lebih dari empat tahun yang lalu, dan sekarang mereka berdua hampir tidak pernah melewatkan setiap ibadah gereja.
Teman, ketika Anda melepaskan, hal itu memungkinkan Tuhan untuk bekerja dengan cara yang ajaib dan menakjubkan.
Saya suka apa yang Daud katakan dalam Mazmur 31, “Ke dalam tangan-Mu kuserahkan diriku..” (BIS)
Ini memberitahu bahwa kita tidak harus frustasi untuk membuat sesuatu terjadi. Kita tidak perlu khawatir bahwa mimpi yang Tuhan berikan tidak akan bisa terjadi. Kita dapat tinggal dalam damai mengetahui bahwa masa depan kita berada di dalam genggaman tangan kasihNya.

Sabtu, 08 September 2012

Renungan - Kuasa Perkataan


Ubah Perkataanmu Dan Jadilah Pemenang


Perkataan kita kelihatannya sangat sepele. Tinggal berbicara…..Apa susahnya sih? Tapi tidakkah anda sadar bahwa Tuhan menciptakan anda serupa dan segambar dengan DIA. Tuhan menaruh Otoritas didalam hidup kita melalui perkataan kita. Alkitab mengatakan bahwa lidah kita ini ibaratnya kemudi – walaupun kecil tapi sangat berkuasa.
Berapa banyak orang-orang  mengalami sakit hati hanya perkataan yang kelihatannya sepele dari temannya atau saudaranya atau orang tuanya. Dan kemudian menjadi akar pahit di dalam diri orang tersebut. Oleh karena itu patut kita menjaga perkataan kita agar kita megalami hidup berkemenangan.
Di bawah ini ada Video sebagai ilustrasi bahwa dengan berkata yang positif akan merubah keadaan kita.

Jumat, 07 September 2012

Renungan - Iman dan Perasaan


Perbedaan Iman Dan Perasaan


Beda Iman Dan PerasaanRoma 1:16-17 “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: ‘Orang benar akan hidup oleh iman.’”
Mengapa seseorang yang dapat mengubah keyakinannya secara radikal (atau terlihat radikal) dan sangat bersemangat dengan iman barunya, tiba-tiba menyerah begitu saja? Pada awalnya, orang itu sepertinya mengalami perubahan yang paling menakjubkan, tapi tiba-tiba, ia berhenti dan kemudian melangkah pergi. Bagaimana itu bisa terjadi?
Saya berpendapat bahwa orang tersebut sesungguhnya dari awal tidak berniat mengubah keyakinannya. Ini bukan tentang perasaan sesaat, melainkan tentang ujian waktu. Jika seseorang adalah orang Kristen sejati, maka ia akan melanjutkannya – meskipun tidak sempurna dan bercacat cela dalam menjalani kekristenannya. Bahkan seorang Kristen pun bisa saja tersesat untuk sementara waktu.
Tetapi bagi seseorang yang benar-benar percaya, maka ia akan selalu kembali. Jika mereka pergi dan tidak pernah kembali, maka mereka bukan orang percaya. Seperti pada 1 Yohanes 2:19 dikatakan, “Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.”
Bisa jadi mereka membangun iman mereka diatas pengalaman emosional, dan bisa saja timbul perasaan dalam mengalami perubahan keyakinan, meskipun tidak selalu terjadi. Tapi Anda tidak bisa membangun hidup Anda diatas perasaan sesaat, karena perasaan atau emosi datang dan pergi. Seseorang yang berharap merasakan kehidupan Kristen yang mengebu-gebu setiap harinya, akan kecewa ketika mereka bangun pagi dan tidak merasakan apa-apa. Maka itulah saatnya bagi mereka untuk mulai tumbuh dan berjalan dengan iman, bukan dengan perasaan.
Roma 1:17 mengatakan, “Orang benar akan hidup oleh iman.”
Namun beberapa orang membangun seluruh relasi mereka dengan Tuhan diatas pengalaman emosional, dan ketika perasaan itu tidak ada, mereka menyerah. Mereka membangun hidup mereka di atas dasar yang salah.

Kamis, 06 September 2012

Renungan - Bertumbuh dalam Kreatifitas


Bertumbuh Dalam Kreatifitas

Renungan HarianAmsal 18:15 (BIS) “Orang berbudi selalu haus akan pengetahuan; orang bijaksana selalu ingin mendapat ajaran.”
Selama bertahun-tahun, saya telah melihat ketika orang menjadi stagnan dalam kehidupan, itu biasanya terjadi karena mereka masih bekerja berdasarkan satu set asumsi yang tidak lagi berlaku. Atau mereka menggunakan teknik pemecahan masalah yang pernah bekerja, tetapi tidak bekerja lagi untuk masa sekarang.
Tuhan ingin kita untuk selalu belajar, “selalu mendengarkan wawasan baru yang segar.” (Amsal 18:15 MSG)
Berlawanan dengan kepercayaan populer, tidak ada yang misterius tentang menjadi kreatif. Prinsip dasar dari kreativitas adalah hanya menggabungkan dua atau lebih ide yang telah dikenal dalam cara baru yang dapat menciptakan ide segar. Ini adalah keterampilan yang dapat mulai Anda kembangkan dengan kesadaran Anda.
Berikut adalah lima langkah yang saya gunakan dalam proses kreatif:
Pertama, nyatakan masalah dengan jelas. Apa yang salah? Jadilah spesifik dalam menyatakan masalah. Masalah yang tidak jelas lebih sulit untuk memecahkannya.
Kedua, tetapkan tujuan tertentu.
Apa yang benar-benar ingin Anda capai ? Pastikan tujuan Anda benar-benar jelas.
Ketiga, hasilkan ide sebanyak mungkin.
Semakin banyak ide-ide yang Anda miliki, semakin baik. Paksa diri Anda untuk membuat daftar minimal 5 opsi ide baru.
Lakukan Brainstorming. Bersenang-senanglah dengan ide. Gunakan intuisi Anda. Ajukan banyak pertanyaan.
Keempat, persempit daftar Anda dengan ide yang terbaik.
Satu ide baru adalah semua yang Anda butuhkan untuk keluar dari jalan buntu.
Kelima, ambil tindakan !
Lakukan sekarang.
Allah telah memberikan Anda wawasan segar, sekarang bertindak di atasnya!
Anda harus selalu berkembang, tumbuh dan menjadi seperti apa yang Tuhan inginkan.
Belajar menjadi seorang pemimpin memang membutuhkan waktu seumur hidup.

Rabu, 05 September 2012


Senin, 03 September 2012

Renungan - Belajar mengucap syukur



== Renungan ==

Pakaian paling indah didunia adalah
˚⌣˚SENYUM˚⌣˚

Kebiasaan paling merusak adalah
˚⌣˚KUATIR˚⌣˚

Sukacita terbesar adalah
˚⌣˚MEMBERI˚⌣˚

Kepribadian terburuk adalah
˚⌣˚EGOIS.˚⌣˚

Manusia paling berbahaya adalah
˚⌣˚TUKANG GOSIP˚⌣˚

Komputer paling hebat didunia adalah
˚⌣˚PIKIRAN MANUSIA˚⌣˚
.
Senjata paling berbahaya adalah
˚⌣˚LIDAH˚⌣˚

Kekayaan terbesar adalah
˚⌣˚KEBIJAKSANAAN˚⌣˚

Harta terbaik adalah
˚⌣˚KEJUJURAN˚⌣˚

Senjata terkuat adalah
˚⌣˚KESABARAN˚⌣˚

Dua kata paling penuh kekuatan adalah
˚⌣˚SAYA BISA˚⌣˚

Aset terbesar adalah
˚⌣˚IMAN˚⌣˚

Alat komunikasi paling hebat adalah
˚⌣˚DOA˚⌣˚