SUDAHKAN KITA BERSYUKUR DAN MEMANFAATKAN BERKAT YANG KITA MILIKI UNTUK KEMULIAAN TUHAN?
Kisah Uang Rp 1000,- dan Rp 100.000,-
Uang ini sama-sama dikeluarkan oleh Bank Indonesia dalam keadaan bersih dan mulus, juga "wangi".
Uang 100.000,-
Kisah Uang Rp 1000,- dan Rp 100.000,-
Uang ini sama-sama dikeluarkan oleh Bank Indonesia dalam keadaan bersih dan mulus, juga "wangi".
Uang 100.000,-
bertanya kepada uang 1.000,-:
"Mengapa kamu begitu kotor, lecek, bau, dan sangat menjijikkan?"
Uang 1.000,- menjawab: "Karena saya dipegang oleh pengemis, tukang becak, tukang sampah, dll, jadi saya sangat kotor!" Lalu ia balik bertanya kepada uang 100.000,-:
"Mengapa kamu begitu bersih dan mulus?"
Uang 100.000,- menjawab: "karena saya ada di restoran mahal, para konglomerat, di bank, orang-orang kaya dan terhormat!"
Uang 1.000,- bertanya balik, "Apakah kamu ada di gereja?"
Uang 100.000,- menjawab: "Tidak pernah!"
Dengan bangga uang 1.000,- menjawab "Meski saya kotor dan bauk, saya selalu mengucap syukur kepada Tuhan, dan meski nilai saya kecil dan dianggap remeh, saya bermanfaat"
Sudahkan kita memberikan yg terbaik untuk Tuhan lewat sesama kita? Kekayaan yg kita miliki bukan utk kita timbun, melainkan utk dipergunakan utk kemuliaan Tuhan.. Tuhan tidak pernah melihat jumlahnya, tapi ketulusan dan keikhlasan hati.. Tuhan memberkati..
"Mengapa kamu begitu kotor, lecek, bau, dan sangat menjijikkan?"
Uang 1.000,- menjawab: "Karena saya dipegang oleh pengemis, tukang becak, tukang sampah, dll, jadi saya sangat kotor!" Lalu ia balik bertanya kepada uang 100.000,-:
"Mengapa kamu begitu bersih dan mulus?"
Uang 100.000,- menjawab: "karena saya ada di restoran mahal, para konglomerat, di bank, orang-orang kaya dan terhormat!"
Uang 1.000,- bertanya balik, "Apakah kamu ada di gereja?"
Uang 100.000,- menjawab: "Tidak pernah!"
Dengan bangga uang 1.000,- menjawab "Meski saya kotor dan bauk, saya selalu mengucap syukur kepada Tuhan, dan meski nilai saya kecil dan dianggap remeh, saya bermanfaat"
Sudahkan kita memberikan yg terbaik untuk Tuhan lewat sesama kita? Kekayaan yg kita miliki bukan utk kita timbun, melainkan utk dipergunakan utk kemuliaan Tuhan.. Tuhan tidak pernah melihat jumlahnya, tapi ketulusan dan keikhlasan hati.. Tuhan memberkati..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar